GENETIKA
Hukum kedua mendel dalam hukum kedua mendel membicarakan tentang asortasi bebas (Independent Assortement) dalam hukum mendel ini menjelaskan bagaimana suatu gen yang bertanggung jawab pada suatu sifat dapat berpisah secara bebas selama proses pembentukkan gamet. sebagai penjelasan selama pembentukkan sel gamet terjadi proses meosis yang mengakibatkan setiap sel gamet memiliki kromosom yang bersifat haploid berbeda dengan sel autosomal. dalam prose ini gen-gen yang menyandikan sifat tertentu yang terwariskan, terseleksi secara bebas pada setiap sel gamet. secara nyata alel gen tertentu yang memiliki sifat penurunan akan mengalami proses pembagian secara bebas pada satu individu, secara umum alel gen tersebut memiliki beberapa sifat yang diturunkan. hal ini akan tampak jelas pada individu yang mmemiliki lebih dari satu sifat yang dapat diturunkan.
Ilustrasi :
- Pada suatu pesilangan didapatkan dua jenis indukan sapi dengan ciri-ciri sapi jantan berwarna coklat, dan bertanduk pendek, sedangkan untuk sapi betina berwarna putih dan bertanduk panjang. maka bagaimana kemungkinan dari F1, dan F2
Sapi betina : berwarna putih cc, bertanduk panjang TT
|
|
Ct
|
Ct
|
|
cT
|
CtcT
|
CtcT
|
|
cT
|
CtcT
|
CtcT
|
Untuk kemungkinan F1 100% sapi berwarna Coklat, bertanduk panjang (CcTt), Untuk F2 maka
didapatkan:
|
F2
|
CT
|
Ct
|
cT
|
ct
|
|
CT
|
CTCT
|
CtCT
|
cTCT
|
ctCT
|
|
Ct
|
CTCt
|
CtCt
|
CtcT
|
Ctct
|
|
cT
|
CTcT
|
cTCt
|
cTcT
|
cTct
|
|
ct
|
CTct
|
Ctct
|
ctcT
|
ctct
|
Untuk Kemungkinan F2 9/16 sapi berwarna coklat bertanduk panjang(CcTt), 3/16 sapi berwarna coklat bertanduk pendek (CCtt), 3/16 sapi berwarna putih bertanduk panjang (ccTT), 1/16 sapi putih bertanduk pendek (cctt).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar